Thursday, December 1, 1988

Ada lagi Rindu



Kau,
dalam ini tiba-tiba
ada lagi rindu mengalir
dalam malam dan angin semilir

Kau,
dalam ini kuharap tiba
pagi cepat mendatang
tuk mengikis habis
rindu yang luka teriris

Kau,
dalam ini pagi
membias bilur-bilur sinar surya
menerobos dari balik mega
membakar kekosongan hati

Kau,
dalam ini sehabis malam
ternyata rindu tak lenyap
seperti embun yang menguap

aku masih merindu kau
ternyata,


 (Des 1988)


* Compiled

No comments:

Post a Comment