aku berdiri di persimpangan, sore itu
langit rembang petang, meredup
mewarnai suasana hatiku, mati
pun angin enggan basuhi wajahku
berdiri di kelapangan, sepi melata
keheningan mencekik menjerat membelenggu
tak ada lagi aroma butir-butir tanaman cinta
yang dulu membaui syaraf penciumanku
cahaya. kemana cahaya itu pergi?
aku dalam kebutaan dan jalan tak bertuan
sia-sia aku memicing mata perih berair
kesombongan yang kuperam
matikan tunas cinta di kegelapan
aku berdiri mematung patah arang
sekitarku meredup gelap dan menghilang
tak ada lagi helai rambut legam kukagumi
ketika dulu bermandi nyibak air surgawi
aku berdiri di persimpangan, sore itu
melepas sayap-sayapku satu-satu
aku tak pantas menyimpannya lebih lama
dan cinta meredup bersama matahari yang tua
tergelincir dan fana
(20 maret 1990)
pergantian musim
No comments:
Post a Comment