Pesona Matanya
(episode terpesona)
kukerjap, mataku kukerjap
yakini hati debar kudekap
matanya yang mempesona
bukanlah khayalku semata
o, sejuknya
ada bening meriak disana
mengajak mataku terpaku
tatapi tanpa sedetikpun berlalu
aku ingin berenang disana
basuh peluh rindu seluruh
biar lebur segenap peluh
dan segar ragaku segar
entah bilanya...
(Si Ram, Nov 1988)
No comments:
Post a Comment