pagi;
ketika wajah terjilat mentari
hangat yang memudarkan mimpi
sedang aku masih ingin tenggelam
kau datang lagi, menyapa semalam
dan meninggalkan goresan luka
kulekat wajahmu dalam diam
lalu bisu bawa kau menghilang
tinggali aku di keheningan
pagi;
sesaat lagu menjadi sunyi
menyisakan ruang kesenyapan
tak berdinding
menyekap, mencekik
sukmaku yang kian buta
pagi;
kuresap mimpi yang hilang
sisa kepedihan bersemayam
aku masih tak mengerti,
mengapa rindu
selalu saja lekat menggayuti
(13 Juli 1992)
-dream about you-
No comments:
Post a Comment