(Episode: Hujan di hari lain)
hujan. warnai malamku.
kutatap gemerlap
di bingkai rona lampu mercury.
rintik rinai menirai menjadi selubung,
pembatas tatapku di jejak gelap.
dingin yang bernyanyi.
mendendangkan lagu sunyi,
bermusik air gemeritik.
hujan. bintik air berdansa.
memercik di aspal hitam dan dingin,
memanggilku
perpendek jarak rinduku, tentangmu.
gelap menjadi latar lukisan indah
di benakku yang deras menata rupamu.
atau, entah wajah siapa.
karena kau semakin maya.
kabut masih tersisa,
melepasku pergi nelangsa.
rindu datang lagi, tak kupahami
(Juni 1993)
No comments:
Post a Comment