pada sebuah jendela
kurapatkan sejurus tatap,
dibening bola mata membulat
indahnya sempurna.
seketika binar itu membelenggu.
aku terpejam terseret waktu,
dan tenggelam.
nikmati bimbang dalam diam,
termangu, tergugu
termangu, tergugu
menatap sinarmu
pada sebuah jendela
kurapalkan sebuah tanya,
gerangan apa yang mendadak menyiksa
ada rasa menyeruak tak terkata
beribu rasa, bertabur
membentuk bingkai-bingkai
mengisi mimpi dan kembang tidur
(Juli 1993)
No comments:
Post a Comment